You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Normalisasi Kali
photo Doc - Beritajakarta.id

Kali Rawa Rengas Dinormalisasi

Kali Rawa Rengas yang melintasi RW 07 dan 08, Kelurahan Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur dinormalisasi Dinas Pekerjaan Umum (DPU) DKI Jakarta. Pasalnya, lebar kali yang tadinya 12 meter, kini menyempit drastis hingga menjadi sekitar 1-2 meter.

Lahan yang kita tertibkan milik pemerintah. Saat ini banyak ditanami padi dan pohon pisang

Kepala Bidang Pemeliharaan Sumber Daya Air Dinas PU DKI Jakarta, Joko Susetyo mengatakan, normalisasi Kali Rawa Rengas mulai dilakukan Jumat (4/7) lalu. Rencananya, kali akan dilebarkan menjadi 12 meter dengan kedalaman sekitar 3 meter.

Demi kelancaran normalisasi, lahan sepanjang 1 kilometer yang berada di sisi kanan dan kiri kali yang bermuara ke Kanal Banjir Timur (KBT) tersebut ditertibkan.

Warga Diminta Dukung Normalisasi Kali Ciliwung

“Lahan yang kita tertibkan milik pemerintah. Saat ini banyak ditanami padi dan pohon pisang. Jadi kita hanya memberikan ganti rugi tanaman padinya saja,” ujar Joko Susetyo, Minggu (6/7).

Selain lahan, kata Joko, juga ada sebanyak 33 bangunan liar, di RW 08 ada 6 bangunan dan di RW 07 ada 27 bangunan. "Untuk bangunan liar akan ditertibkan usai Hari Raya Idul Fitri," katanya.

Normalisasi Kali Rawa Rengas, kata Joko, dimaksudkan untuk mengatasi banjir yang kerap menggenangi pemukiman padat penduduk di RW 07 dan 08 Ujung Menteng. Bahkan, banjir juga menggenangi sebagian perumahan elite di Metropolitan Land, yang masuk bagian dari RW 07.

Selain melakukan normalisasi, pihaknya juga akan membongkar jalan koridor yang berada di sisi KBT. Sebab di bawah jalan tersebut terdapat dua gorong-gorong penghubung Kali Rawa Rengas dengan KBT. Namun masing-masing lebarnya 1,5 x 2 meter sehingga perlu dilebarkan sesuai dengan lebar kali nantinya 12 meter. Gorong-gorong ini akan diganti dengan jembatan permanen agar lebih kokoh saat dilintasi mobil besar sekalipun.

Program normalisasi ini menggunakan dana swakelola dan Dinas PU DKI hanya membayar tenaga operator alat berat. Sebab, alat berat jenis becho yang digunakan milik Dinas PU DKI.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4955 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2990 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1791 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1779 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1743 personNurito